Baca Juga
Kata orang, investasi di sektor properti itu bisa bikin kaya raya. Harga properti ga pernah turun, malah terus naik. Kepikiran sih mau jadi investor properti, tapi ga punya uang banyak. Gimana ya? Bisa kok! Bisa banget!
Banyak ahli keuangan sekarang
mengajarkan trik berinvestasi di sektor properti dengan menggunakan uang
seadanya. Ya, tapi jangan berpikir akan langsung dapat keuntungan
berlimpah!
Singkat kata, beli grosir, jual eceran. Setidaknya itu yang dikatakan Julian Glenn Mestaka. Dalam sebuah workshop, investor ini berbagi ceritanya sendiri tentang bagaimana memulai investasi dengan uang yang tidak terlalu banyak.
Yang harus menjadi catatan adalah jangan
pernah jatuh cinta pada bangunannya. Jatuh cinta itu pada transaksinya.
Bagaimanapun menariknya sebuah bangunan, jika dalam hitungan
investasinya tidak menguntungkan, ya jangan dibeli.
Langkah
pertama bagi investor pemula adalah mencari properti yang dijual dengan
label "hot deal". Maksudnya, harga yang diterapkan berada di bawah
pasaran sekitarnya.
Caranya? Gampang banget. Coba buka listing-an yang ada, salah satunya di Rumah123.com. Cari saja yang mencantumkan beberapa keyword tanda harganya murah. Sebut saja "Jual Cepat", atau "Butuh Uang".
Lalu
hitung pemasukan dari properti tersebut. Berapa pemasukan yang bisa
didapat jika disewakan? Berapa pengeluaran untuk perawatannya?
Usahakan agar disewakan dengan cara
"dipecah" lagi agar pemasukan bisa lebih besar. Misalnya jadi rumah kos.
Hitung berapa harga sewa yang layak, hingga dapat hitungan pemasukan
pasti per bulan. Lalu dikurangi pengeluaran untuk perawatannya.
Jika hasilnya cukup, bahkan melebihi
cicilan, tandanya properti itu sangat menguntungkan. Cicilan akan
dibayar properti itu sendiri lewat penghasilannya. Coba yuks!
Sumber : rumah123.com
Biar Untung, Jatuh Cinta Tuh Ama Harganya!
4/
5
Oleh
Unknown
