Baca Juga
Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock
Harga
rumah naik sekitar 10-15 persen per tahun. Sementara kenaikan gaji tak
melebihi itu. Kalau ga sekarang beli rumah, kamu semakin sulit saja
untuk menjangkaunya.
Buang jauh-jauh pikiran bahwa kamu masih
terlalu muda untuk beli rumah. Masih 20-an misalnya. Meskipun baru
20-an, kalau kamu sudha punya gaji, ayo beli rumah!
Justru sekaranglah waktu buat kamu untuk
berani beli rumah. Saat ini banyak skema pembayaran untuk bisa
mendapatkan rumah yang layak.
Salah
satunya yang paling banyak digunakan orang saat ini adalah mencicilnya
melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di bank. Namun, karena alasan
tertentu, mungkin kamu ogah pake KPR.
Beli rumah tanpa KPR, mungkin aja kok!
Meski juga bukan dengan tunai lho! Maklumlah kalau sumuran kamu belum
punya tabungan banyak kan.
Ada tiga cara yang bisa kamu lakukan dengan sungguh-sungguh. Yuk, simak ulasan lengkapnya!
Sisihkan 20 % Gaji
Usahakan selalu menyisihkan 20 persen
dari nominal gaji bulanan. Pisahkan dana ini dari pengeluaran harian.
Kamu bisa membuat rekening khusus untuk tabungan ini atau menyimpannya
di tempat yang paling aman. Sisa dari gaji, bisa kamu gunakan untuk
keperluan sehari-hari atau dana mendesak.
Investasi Emas (Logam Mulia)
Setelah tabungan terkumpul cukup banyak,
segera konversikan uang yang kamu tabung untuk membeli emas dengan
berat kira-kira 25 gram atau sesuai dengan keinginan. Harga emas
cenderung lebih stabil dibanding nilai tukar mata uang.
Ketika perekonomian suatu negara sedang
tidak stabil dan mata uangnya terpengaruhi, nilai emas tidak akan
terpengaruh secara signifikan.
Selain itu, dengan asumsi pertumbuhan
emas sebesar 15-20 persen, dan properti 10-15 persen, artinya emas yang
kamu kumpulkan akan lebih cepat naik nilainya dibanding rumah yang
diincar.
Kumpulkan Emas Secara Disiplin
Jika investasi dalam bentuk emas sudah
mencukupi nilainya, segeralah survei bursa properti untuk menemukan
rumah yang sesuai dengan nilai emas atau logam mulia yang kamu punya.
Carilah lokasi rumah yang strategis,
bila mungkin yang dekat dengan kampus atau pusat pertokoan agar harga
tawarnya akan jauh lebih tinggi ketika kamu ingin menjualnya kembali.
Sumber : rumah123.com
Beli Rumah Tanpa KPR? Bisa Kok!
4/
5
Oleh
Unknown
