Promonya Gila-gilaan, Penjualan Mobil Baru Meningkat Jelang Lebaran

Promonya Gila-gilaan, Penjualan Mobil Baru Meningkat Jelang Lebaran

Baca Juga

Jelang Lebaran bisnis otomotif di Riau kembali bergairah. Sebulan jelang hari raya, para dealer pemasar kendaraan bermotor di Pekanbaru, khususnya roda empat, sudah merasakan efek baik momen Lebaran.
Hal ini diyakini tidak terlepas dari kebutuhan masyarakat atas kendaraan untuk mudik maupun untuk pemenuhan gaya hidup.
Deputi Regional Manager Wilayah Barat Agung Toyota Mahmud Fauzi mengemukakan, sepanjang Mei 2017, pihaknya mencatat purnajual meningkat sekitar 10 hingga 20 persen dibandingkan bulan biasanya.
"Bahkan di bulan Mei ini saja, penjualan kami meningkat hingga 25 persen. Kenaikan ini tidak hanya karena penjualan retail namun juga ada pembelian fleet," ujarnya kepada Tribun, pekan lalu.
Ia merinci, Agung Toyota mencatatkan penjualan hingga 920 unit mobil pada Mei lalu. Angka ini merupakan total penjualan semua merek.
Menurut Mahmud, pada semester pertama 2017, angka ini merupakan penjualan tertinggi. Bandingkan dengan April, dengan angka penjualan 719 unit.
"Dari semua unit, Toyota Avanza tetap menjadi primadona masyarakat dengan penjualan hingga 260 unit. Jauh lebih tinggi dari penjualan Calya yang mencapai 176 unit. Disusul Toyota Agya 97 unit dan 68 unit untuk Toyota Rush. Sementara untuk Toyota Sienta, penjualan cenderung stabil antara 30-40 unit per bulan," paparnya.
Diakui Mahmud, terjadinya peningkatan penjualan Mei lalu tidak terlepas dari efek menjelang Lebaran. Hal serupa terjadi saat Lebaran tahun lalu dimana penjualan naik 15-20 persen.
"Peningkatan penjualan karena efek mau Lebaran. Saat puasa memang cenderung terjadi kenaikan. Sama dengan Lebaran tahun lalu," ungkapnya.
Dealer Honda Arista mengemukakan hal senada. “Memasuki bulan Ramadan ini, permintaan unit Honda di dealer kita naik sebesar 30 persen dibanding bulan sebelumnya," ujar Branch Manager Honda Arista, Handy Sucipto.
Dari angka tersebut, Handy menuturkan kebanyakan konsumen melakukan pembelian secara tukar tambah. "Untuk unit mobil yang paling banyak diminati konsumen selama Mei adalah Honda Mobilio dan HRV," ungkapnya.
Tribun juga menelusuri penjualan dealer mobil Mitsubishi Nusantara Berlian Motor di Jalan Soekarno Hatta, Suzuki Sejahtera Buana Trada di Jalan SM Amin dan Astra Daihatsu di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.
Mitsubishi Nusantara Berlian Motor, yang menjadi salah satu pemasar resmi unit kendaraan Mitsubishi, mengalami peningkatan penjualan di bulan Mei 2017.
"Dibanding bulan April, penjualan unit mobil Mitsubishi khususnya bertipe passanger (penumpang) mengalami peningkatan rata-rata sebesar 5 persen," kata Branch Manager Mitsubishi Nusantara Berlian Motor, Goenawan.
Pada momen mendekati Lebaran ini, dari beberapa tipe kendaraan yang dihadirkan pabrikan mobil asal Jepang tersebut, Pajero Sport paling dicari konsumen. Khusus tipe ini tercatat hingga akhir bulan Mei mampu dipasarkan sebanyak 20 unit.
Kemudian Outlander Sport yang juga banyak dipilih konsumen. "Kebanyakan konsumen mengambil unit kendaraan yang memiliki ketangguhan dan mampu mengangkut banyak penumpang," tutur Goenawan.
Peningkatan penjualan dinikmati pula oleh dealer utama Suzuki, Sejahtera Buana Trada. Berdasarkan data yang dihimpun dari dealer kendaraan roda empat ini, penjualan unit kendaraan Suzuki di bulan Mei 2017 mengalami peningkatan signifikan. Yakni naik 20 persen dari total penjualan bulan sebelumnya.
Kepala Wilayah Suzuki Sejahtera Buana Trada, Agustan mengatakan peningkatan penjualan ini dipicu kebiasaan konsumen membeli unit kendaraan baru agar bisa dipakai saat Lebaran.
Selain itu, membaiknya kondisi ekonomi Riau jelang Lebaran jadi faktor pendorong meningkatnya penjualan kendaraan baru. "Baiknya kondisi ekonomi Riau tergantung pada harga komoditi perkebunan dan minyak. Ketika kedua ini baik maka akan berpengaruh pada sektor lain," terang dia.
Pesatnya pertumbuhan sektor perdagangan turut memberi andil peningkatan penjualan kendaraan baru.
Dari beragam tipe kendaraan yang disediakan, Suzuki Karimun Wagon R paling diminati. Tipe ini mengalami peningkatan penjualan yang terjadi di bulan Mei, yakni mencapai 175 persen jika dibandingkan April.
Menurut Agustan, faktor harga yang kompetitif di kelasnya menjadi faktor konsumen memilih Suzuki Karimun Wagon R. “Mobil yang baru kami hadirkan, yakni Suzuki Ignis, juga menjadi incaran konsumen,” kata dia.
Peningkatan penjualan juga dirasakan dealer Astra Daihatsu. Kepala Cabang Astra Daihatsu Panam, Jon Farel mengatakan total penjualan di bulan Mei 2017 yang merupakan momen mendekati Lebaran meningkat sebesar 15 persen.
"Kenaikan yang terjadi di bulan Mei ini cukup signifikan dibandingkan bulan lainnya pada tahun 2017," ujarnya.
Ia mengungkapkan, kendaraan penumpang (passanger) paling dicari konsumen pada momen jelang Lebaran. “Peningkatan penjualan kendaraan akan terus terjadi hingga sepekan jelang Lebaran,” ujarnya.
Pilih mobil baru
Sebaliknya, kecenderungan meningkatnya penjualan mobil seken menjelang Lebaran tidak lagi menjadi tren seperti tahun-tahun sebelumnya. Itu terjadi sejak banyaknya tawaran mobil baru dengan uang muka (DP) murah, angsuran ringan, dan persyaratan mudah. Apalagi jelang Lebaran, sehingga konsumen lebih suka memilih mobil baru.
Hal ini terungkap dari penelusuran Tribun ke sejumlah showroom penjualan mobil bekas (seken) di Pekanbaru, terutama di kawasan Jalan Soekarno-Hatta. Tempat ini bisa disebut pusat penjualan mobil seken di Kota Bertuah.
Di Beni Mobil, misalnya, yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta, samping SPBU, jelang perempatan Pasar Pagi Arengka, penjualan mobil seken jelang Lebaran kali ini menurun signifikan. Pemilik showroom, Beni mengatakan ini dikarenakan promo penjualan mobil baru saat ini sangat gila-gilaan, sehingga masyarakat berpaling ke mobil baru walau dengan masa kredit lebih panjang.
“Sekarang ini sedang banyak mobil baru promo dengan DP dan angsuran ringan, hanya waktunya yang diperpanjang. Misalnya DP sama-sama Rp 20 juta, kemudian cicilan sama-sama Rp 1,7 juta, bedanya, kita (mobil seken) masa cicilan tiga tahun, kalau mobil baru lima tahun. Masyarakat lebih banyak memilih mobil baru,” papar Beni kepada Tribun, Selasa (13/6).
Dia menambahkan, biasanya, selain jelang Lebaran, saat tahun baru penjualan mobil seken di tempatnya juga mengalami menurunan. Penyebabnya sama, karena di saat berbarengan lagi gencar promo penjualan mobil baru.
“Penurunannya kadang sampai 60 persen. Biasanya sebulan bisa terjual sampai 30 mobil, kalau sedang turun hanya 15 atau 12 mobil saja. Kami dalam bulan puasa ini saja pernah dua kali mengembalikan panjar pelanggan. Setelah mencoba mobil, mereka kemudian jalan-jalan ke mal, di sana ada promo mobil baru, dengan DP dan angsuran yang sama, akhirnya mereka memutuskan untuk membeli mobil baru,” tutur Beni.
Absah Mobil, yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta nomor 29 dan 39, juga mengalami penurunan penjualan hingga 30 persen di bulan Ramadan ini.
“Biasanya meningkat jelang Lebaran, tapi sekarang tidak seperti dulu lagi. Peminat tetap ada, hanya saja jumlahnya kurang dari biasanya. Apalagi mobil baru DP-nya ringan, bisa hanya Rp 10 juta hingga Rp 15 juta,” kata Afrizon, pemilik Absah Mobil.
Begitu pula dirasakan oleh Feri, pemilik Alfa Mobil, yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta nomor 99, Pekanbaru. Feri mengungkapkan, ia sengaja melakukan stok mobil lebih lengkap dari biasanya, karena biasanya penjualan jelang Lebaran meningkat. Tapi ternyata pasar mobil seken malah lesu.
“Bulan puasa biasanya (penjualan) ramai, tapi sekarang lesu. Kita juga sudah stok mobil lebih banyak dari biasanya. Biasanya kita tak beli mobil plat B sekarang beli. Kondisi ini di luar prediksi kami,” kata Feri kepada Tribun.
Feri menyebut Ramadhan tahun lalu penjualan mobil seken masih cukup menggairahkan. Masih banyak masyarakat yang mencari mobil seken, terutama untuk keperluan mudik Lebaran. Selain lebih murah, kualitas mobil juga cukup bagus.
Sementara pemilik Villa Auto Mobil 2000 yang juga berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta, mengaku tidak terlalu merasakan penurunan penjualan. Masih sama seperti penjualan di bulan-bulan biasanya. “Penjualan kita masih standard dan seperti biasanya,” kata dia
Sumber : tribunnews.com 

 

Related Posts

Promonya Gila-gilaan, Penjualan Mobil Baru Meningkat Jelang Lebaran
4/ 5
Oleh